Nia Ramadhani Akui Salah Pakai Sabu, Tangisnya Pecah saat Minta Maaf ke Keluarga dan Anak-anaknya

Artis Nia Ramadhani dan suaminya, Ardi Bakrie akhirnya muncul di hadapan publik untuk pertama kali. Nia Ramadhani tampil didampingi Ardi Bakrie mengenakan baju tahanan dalam jumpa pers di Polres Metro Jakarta Pusat, Sabtu (10/7/2021). Dengan suara bergetar, Nia Ramadhani mengaku bersalah dan meminta maaf atas kasus penyalahgunaan narkoba jenis sabu yang tengah menjerat dirinya dan sang suami.

Hal itu disampaikan dalam video yang diunggah di kanal YouTube Intens Investigasi, Sabtu (10/7/2021). Ia menyatakan seharusnya bisa memberi contoh baik untuk anak anaknya dan orang terdekat di sekitarnya. "Saya, Nia Ramadhani Bakrie mengakui bahwa yang saya lakukan tidak menjadi sebuah contoh yang terpuji," ucap Nia Ramadhani.

"Sebagai manusia saya sadar seharusnya saya memberikan contoh yang baik bagi anak anak saya, dan orang orang di sekitar saya,"sambungnya. Tangisnya kemudian pecah saat menyampaikan permintaan maaf. Khususnya kala mengingat ketiga anaknya, yakni Mikhayla Zalindra Bakrie, Mainaka Zanatti Bakrie, dan Magika Zaladrie Bakrie.

Melihat sang istri menangis, Ardi Bakrie yang berdiri di sampingnya berusaha untuk menenangkan. "Saya berharap melalui pernyataan saya ini saya bisa dibukakan pintu maaf yang sebesar besarnya dari semua pihak," terang Nia. "Terutama yang saya kasihi orang tua saya dan seluruh keluarga besar, terutama anak anak saya, Mikhayla, Mainaka, Magika," lanjutnya.

Di akhir pesan yang disampaikannya, Nia Ramadhani memohon pengampunan dari Allah SWT atas kesalahan yang diperbuatnya memakai narkoba. "Dan yang terutama buat saya adalah pengampunan dari Allah SWT. Sebagai warga negara Indonesia yang baik saya akan kooperatif," ujarnya. Sebelumnya, Kapolres Jakarta Pusat, Kombes Pol Hengki Haryadi memberikan pernyataan terkait kasus narkoba yang menjerat Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie.

Kombes Hengki juga memberikan klarifikasi mengenai anggapan yang beredar di kalangan netizen terkait proses hukum keduanya. Ia memastikan tidak ada perlakuan khusus bagi Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie sebagai tersangka kasus penyalahgunaan narkoba. Pasangan suami istri itu diperlakukan sama seperti tersangka tersangka lainnya.

"Kami perlu meluruskan berbagai misinformasi yang selama ini terjadi bahwa ada perlakuan yang berbeda terhadap tersangka," kata Hengki. Hengki Haryadi kemudian membeberkan alasan kedua tersangka tidak dihadirkan di rilis pertama. Ia menyebut bahwa pihaknya saat itu sedang melakukan pengecekan terhadap rambut dan darah Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie.

"Saat rilis pertama saat itu tersangka sedang dibawa ke Labkesda untuk diadakan pemeriksaan rambut dan darah," ujar Kombes Hengki. "Mengingat ini adalah kasus yang menjadi sorotan publik." "Selain urine kami pastikan melaksanakan pemeriksaan rambut dan darah," tuturnya.

Akibat perbuatannya, Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie disangkakan Pasal 127 Undang Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika. Nia Ramadhani ditangkap bersama seorang pria berinisial ZN yang merupakan karyawannya. Keduanya diamankan di kawasan Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan pada Rabu (7/7/2021) pukul 15.00 WIB.

Sementara Ardi Bakrie menyerahkan diri ke Polres Metro Jakarta Pusat. Hal itu diketahui dalam video yang diunggah di kanal YouTube Cumicumi, Kamis (8/7/2021). Pada Kamis (8/7/2021), pihak kepolisian menggelar rilis atas kasus narkoba yang menjerat Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan, ada tiga orang tersangka yang sudah ditetapkan. Dua di antaranya adalah pasangan suami istri tersebut, satu lagi seseorang berinisial ZN. "Tiga orang kita tetapkan sebagai tersangka. Pertama, inisial ZN 43 tahun, dia yang membantu di kediaman dua tersangka lainnya," terang Kombes Yusri.

"Kedua, inisial RA perempuan 31 tahun, ibu rumah tangga. Ketiga , inisial AAB 42 tahun laki laki karyawan swasta." "RA dan AAB ini adalah suami istri. RA adalah seorang public figure," paparnya. Yusri menambahkan pihaknya menyita sejumlah barang bukti dalam penangkapan tersebut.

Menurutnya, Nia Ramadhani kedapatan memiliki barang bukti berupa sabu dan alat isap. "Barang bukti yang kita amankan satu klip jenis sabu, dugaan adalah sabu sabu, brutonya seberat 0,78 gram," kata Yusri Yunus. "Kemudian satu buah bong atau alat isap sabu," tambahnya.

Artikel ini merupakan bagian dari KG Media. Ruang aktualisasi diri perempuan untuk mencapai mimpinya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.